| Foto: Bahrudin Ahmad Bahi |
Dawataa – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ahmad Yohan, menyalurkan bantuan dana untuk mendukung pembangunan Kapela St. Albertus Magnus dan Mushollah Al-Mujahidin di Desa Dawataa, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Bantuan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menyediakan sarana ibadah yang layak bagi umat.
Penyerahan bantuan disambut dengan sukacita oleh masyarakat Desa Dawataa, tokoh agama, pemerintah desa, serta panitia pembangunan kedua rumah ibadah. Kehadiran bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan umat sekaligus dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya, Ahmad Yohan menyampaikan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, pendidikan moral, dan penguatan nilai-nilai persaudaraan.
Semoga bantuan ini dapat membantu memperlancar proses pembangunan Kapela St. Albertus Magnus dan Mushollah Al-Mujahidin. Rumah ibadah adalah tempat membangun kedekatan dengan Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan antarumat, ujarnya.
Panitia pembangunan Kapela St. Albertus Magnus mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Menurut mereka, dukungan tersebut sangat berarti karena proses pembangunan masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi umat untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan kapela, ungkap salah seorang panitia.
Hal senada disampaikan oleh pengurus Mushollah Al-Mujahidin. Mereka berharap bantuan tersebut dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga mushollah dapat segera digunakan secara maksimal oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan keagamaan.
Kami bersyukur atas bantuan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi seluruh umat, tuturnya.
Pemerintah Desa Dawataa memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada kedua rumah ibadah tersebut. Menurut pemerintah desa, perhatian terhadap pembangunan fasilitas keagamaan mencerminkan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.
Desa Dawataa sendiri dikenal sebagai desa yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan bekerja sama telah menjadi bagian dari keseharian warga.
Bantuan yang diberikan kepada Kapela St. Albertus Magnus dan Mushollah Al-Mujahidin diharapkan tidak hanya membantu pembangunan fisik semata, tetapi juga semakin mempererat persaudaraan antarwarga tanpa memandang perbedaan keyakinan.
Di tengah semangat gotong royong masyarakat, dukungan dari berbagai pihak menjadi harapan baru bagi terwujudnya rumah ibadah yang representatif. Dari Desa Dawataa, tersirat pesan bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk saling membantu, melainkan kekuatan yang mempersatukan masyarakat dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.
| Foto: Bahrudin Ahmad Bahi |
| Foto: Bahrudin Ahmad Bahi |
